Kebakaran Hebat di Apartemen Jakbar. Kebakaran hebat melanda Apartemen City Park di Jakarta Barat pada Selasa malam, 19 Agustus 2025, sekitar pukul 18.02 WIB, menyebabkan kepanikan di kalangan penghuni dan warga sekitar. Api yang berkobar di lantai 11 bangunan tersebut memunculkan asap hitam tebal yang membubung tinggi, terlihat dari kejauhan. Sebanyak empat orang menjadi korban, dengan tiga anggota keluarga mengalami luka ringan dan satu orang lainnya, seorang wanita berusia 54 tahun, dievakuasi menggunakan tandu. Petugas pemadam kebakaran mengerahkan puluhan unit dan ratusan personel untuk menangani kebakaran ini, sementara warga berhamburan keluar gedung demi keselamatan. Insiden ini menambah daftar panjang kebakaran di Jakarta tahun ini, memicu pertanyaan tentang penyebab dan status pemadaman. BERITA LAINNYA
Kejadian ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menyoroti pentingnya sistem keamanan di gedung bertingkat. Dengan proses pemadaman yang berlangsung hingga malam, masyarakat kini bertanya-tanya: di mana tepatnya kebakaran terjadi, apa penyebabnya, dan apakah api sudah berhasil dikendalikan?
Dimana Lokasi Kebakaran Tersebut
Kebakaran terjadi di Apartemen City Park, yang berlokasi di Jalan Kapuk Cengkareng, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Kompleks apartemen ini merupakan salah satu hunian padat penduduk di kawasan tersebut, dengan banyak penghuni dari kalangan keluarga dan pekerja. Kebakaran berpusat di salah satu unit di lantai 11, di mana api dan asap hitam terlihat jelas keluar dari jendela. Lokasi ini strategis, dekat dengan fasilitas umum seperti Terminal Kapuk dan Pasar Cengkareng, sehingga kebakaran ini langsung menarik perhatian warga sekitar. Kemacetan juga terjadi di sekitar Jalan Kapuk karena banyaknya warga yang merekam kejadian dan lalu lintas petugas damkar.
Apa Penyebab Utama Kebakaran Ini
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran di Apartemen City Park belum diketahui secara resmi, karena penyelidikan masih berlangsung. Namun, dugaan awal mengarah pada kemungkinan korsleting listrik, yang sering menjadi pemicu kebakaran di gedung bertingkat di Jakarta. Data dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menunjukkan bahwa korsleting listrik menyumbang sebagian besar kebakaran di ibu kota, dengan 490 kasus tercatat dari Januari hingga pertengahan Agustus 2024. Selain itu, laporan awal menyebutkan adanya ledakan kecil sebelum api berkobar, yang memicu spekulasi tentang kebocoran gas atau kerusakan peralatan listrik di unit yang terbakar. Petugas kepolisian dan tim forensik sedang menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk memeriksa sistem kelistrikan dan potensi kelalaian penghuni.
Apakah Saat Ini Api Sudah Padam?
Api di Apartemen City Park berhasil dipadamkan pada pukul 19.27 WIB, sekitar satu setengah jam setelah kebakaran dilaporkan. Sebanyak 22 unit mobil pemadam kebakaran dan 110 personel dikerahkan untuk menjinakkan api dan melakukan proses pendinginan agar tidak terjadi penyalaan kembali. Proses pemadaman sempat terkendala oleh lokasi kebakaran di lantai 11, yang menyulitkan akses langsung, tetapi petugas berhasil mengendalikan situasi dengan cepat. Setelah api padam, sebagian penghuni dievakuasi ke tempat aman, dan listrik di gedung diputus sementara untuk mencegah risiko tambahan. Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi empat korban luka ringan telah dilarikan ke RS Budha Tzu Chi Cengkareng untuk perawatan.
Kesimpulan: Kebakaran Hebat di Apartemen Jakbar
Kebakaran hebat di Apartemen City Park, Jakarta Barat, pada 19 Agustus 2025, menjadi pengingat akan risiko kebakaran di gedung bertingkat, terutama di kawasan padat seperti Cengkareng. Meski api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif cepat, insiden ini menyebabkan empat korban luka dan kerugian materi yang masih dalam penilaian. Dugaan korsleting listrik sebagai penyebab utama menegaskan perlunya perawatan rutin sistem kelistrikan di hunian bertingkat. Respons cepat petugas pemadam kebakaran patut diapresiasi, tetapi kejadian ini memicu urgensi untuk meningkatkan kesadaran keselamatan dan inspeksi berkala di apartemen. Bagi warga Jakarta, insiden ini menjadi peringatan agar lebih waspada, terutama menjelang musim hujan yang dapat memperburuk risiko kebakaran akibat masalah kelistrikan.