Gempa Pacitan M6.2: 34 Susulan Terjadi Malam Ini

Gempa Pacitan M6.2: 34 Susulan Terjadi Malam Ini. Gempa tektonik magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat malam 6 Februari 2026 pukul 19.42 WIB. Pusat gempa berada di laut pada koordinat 9,18° LS dan 111,12° BT, sekitar 78 km barat daya Pacitan dengan kedalaman 12 km. Guncangan terasa hingga VI MMI di Pacitan dan sekitarnya, IV–V MMI di Trenggalek, Ponorogo, Tulungagung, serta terasa lemah hingga Yogyakarta dan Surabaya. Hingga Sabtu dini hari 7 Februari pukul 02.00 WIB, BMKG mencatat sudah terjadi 34 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,3. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap susulan dan longsor. REVIEW FILM

Aktivitas Susulan yang Masih Tinggi: Gempa Pacitan M6.2: 34 Susulan Terjadi Malam Ini

Sepanjang malam hingga dini hari ini, aktivitas susulan berlangsung cukup intens. BMKG merekam:
1 gempa M5,3 pukul 20.18 WIB (terkuat malam ini)
6 gempa M4,0–4,9
27 gempa M3,0–3,9
Mayoritas susulan terjadi pada kedalaman 8–18 km dengan mekanisme sesar naik serupa gempa utama. Pola ini menunjukkan pelepasan energi yang masih aktif di zona intraslab lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Jawa. BMKG memperkirakan susulan signifikan (M≥4,0) masih mungkin terjadi hingga 3–5 hari ke depan, meski intensitas dan frekuensinya diperkirakan menurun secara bertahap.

Dampak Tambahan dari Susulan Malam Ini: Gempa Pacitan M6.2: 34 Susulan Terjadi Malam Ini

Gempa susulan M5,3 pukul 20.18 WIB terasa hingga V MMI di Pacitan dan menyebabkan kepanikan warga yang rumahnya sudah retak sejak gempa utama. Beberapa rumah yang sebelumnya hanya retak ringan mengalami kerusakan tambahan:
Plafon runtuh di 12 rumah di Kecamatan Punung dan Kebonagung
Genteng lepas massal di lebih dari 80 rumah
Retak baru pada dinding 3 mushola dan 1 sekolah dasar
Total korban luka ringan bertambah menjadi 9 orang malam ini, semuanya akibat panik, terjatuh, atau tertimpa material ringan. Pengungsi sementara di Pacitan naik menjadi sekitar 1.700 jiwa. Di Trenggalek dan Ponorogo, susulan malam ini terasa IV MMI dan memicu warga keluar rumah kembali, meski tidak ada kerusakan baru yang dilaporkan.

Pemantauan BMKG dan Respons Darurat

BMKG terus memantau dengan seismograf tambahan yang dipasang di Pacitan dan Trenggalek. Data real-time menunjukkan aktivitas susulan masih tinggi namun magnitudonya cenderung menurun setelah pukul 23.00 WIB. Peringatan dini gempa susulan tetap aktif dan masyarakat diminta menghindari bangunan yang sudah rusak serta area lereng curam.
BPBD Pacitan mempertahankan posko darurat 24 jam di empat kecamatan terdampak. Distribusi terpal, seng gelombang, makanan siap saji, dan air bersih terus dilakukan. Tim medis dan psikososial juga aktif memberikan layanan kepada warga yang mengalami trauma berulang akibat susulan malam ini. Gubernur Jawa Timur menyatakan dukungan penuh dan memerintahkan percepatan pengecekan ulang bangunan serta distribusi bantuan.

Kesimpulan

Gempa M6.2 di Pacitan pada 6 Februari 2026 masih diikuti 34 susulan hingga dini hari 7 Februari, dengan aktivitas yang cukup intens sepanjang malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa tambahan, susulan ini memperburuk kerusakan ringan pada rumah-rumah yang sudah retak dan meningkatkan jumlah pengungsi sementara. Pemantauan ketat BMKG dan respons cepat BPBD terus berjalan, namun masyarakat harus tetap siaga tinggi terhadap susulan dan longsor hingga beberapa hari ke depan. Semoga aktivitas seismik segera mereda dan warga bisa kembali ke rumah dengan aman. Kejadian ini sekali lagi mengingatkan betapa aktifnya zona megathrust selatan Jawa dan pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah rawan seperti Pacitan. Tetap tenang, ikuti informasi resmi, dan saling bantu sesama warga terdampak.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *