Harga Bawang Merah Naik, Pangan Mahal 4 Feb. Harga bawang merah kembali melonjak tajam di berbagai pasar Indonesia pada 4 Februari 2026. Di pasar induk Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Medan, harga rata-rata bawang merah tembus Rp 55.000–65.000 per kilogram, naik 30–50 persen dibandingkan dua minggu lalu. Kenaikan ini menjadi pemicu utama inflasi pangan minggu ini dan membuat harga sejumlah bahan pokok lain ikut terdorong naik. Konsumen rumah tangga mulai mengeluhkan beban belanja harian, sementara pedagang kecil mengaku kesulitan menjaga stok tanpa menaikkan harga jual. Situasi ini menambah daftar panjang keluhan masyarakat terhadap mahalnya harga pangan di awal tahun. INFO SAHAM
Penyebab Utama Kenaikan Harga Bawang Merah: Harga Bawang Merah Naik, Pangan Mahal 4 Feb
Cuaca ekstrem menjadi faktor terbesar. Curah hujan tinggi dan genangan air di sentra produksi utama seperti Brebes (Jawa Tengah), Cirebon, Indramayu, Nganjuk, dan Malang menyebabkan banyak lahan terendam. Panen yang seharusnya berlangsung sejak akhir Januari tertunda hingga pertengahan Februari, bahkan ada petani yang harus membuang bawang karena busuk akibat kelebihan air.
Produksi nasional Januari–Februari 2026 diperkirakan turun 25–30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Stok di gudang pedagang besar dan distributor pun menipis cepat. Di sisi lain, permintaan tetap tinggi menjelang Ramadan yang tinggal dua bulan lagi. Banyak pedagang mulai menimbun untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih tinggi di Maret–April, sehingga pasokan ke pasar ritel semakin terbatas.
Faktor tambahan adalah biaya logistik yang masih tinggi. Ongkos angkut dari Jawa Tengah ke Sumatera dan Sulawesi naik karena beberapa jalur darat terputus akibat banjir dan longsor kecil. Impor bawang merah dari India dan Thailand juga belum bisa menutup kekurangan karena proses clearance di pelabuhan yang lebih lama dan kuota impor yang terbatas pada awal tahun.
Dampak ke Harga Pangan Lain dan Daya Beli Masyarakat: Harga Bawang Merah Naik, Pangan Mahal 4 Feb
Kenaikan bawang merah tidak berdiri sendiri. Harga cabai merah besar dan cabai rawit ikut naik Rp 10.000–15.000 per kilogram di banyak daerah karena petani cabai juga kesulitan panen akibat hujan. Telur ayam ras naik tipis Rp 2.000–3.000 per kilogram, sementara daging ayam potong stabil di kisaran Rp 38.000–42.000 per kilogram. Beras premium masih bertahan di Rp 15.000–17.000 per kilogram, tapi beberapa pasar tradisional sudah menjual di atas Rp 18.000.
Di tingkat rumah tangga, keluarga kelas menengah ke bawah mulai mengurangi porsi lauk berbumbu bawang. Pedagang makanan pinggir jalan seperti nasi uduk, soto, dan gado-gado terpaksa menaikkan harga Rp 1.000–3.000 per porsi. Di sisi lain, daya beli masyarakat belum pulih sepenuhnya setelah libur akhir tahun, sehingga kenaikan harga pangan langsung terasa berat.
Pemerintah daerah di beberapa kota besar sudah menggelar operasi pasar murah, tapi volume bawang merah yang tersedia terbatas. Gerakan pangan murah yang digelar Bulog dan dinas ketahanan pangan hanya mampu menyuplai sebagian kecil kebutuhan, terutama di wilayah perkotaan. Di daerah pedesaan, masyarakat lebih mengandalkan stok sendiri atau membeli dari pasar lokal dengan harga yang tidak jauh berbeda.
Kesimpulan
Lonjakan harga bawang merah pada 4 Februari 2026 menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas pangan masih rapuh di tengah cuaca tak menentu dan rantai pasok yang rentan. Meski pemerintah telah menyiapkan langkah impor tambahan dan percepatan distribusi stok cadangan, dampaknya baru akan terasa dalam dua hingga tiga minggu ke depan. Bagi masyarakat, kenaikan ini berarti pengeluaran bulanan bertambah lagi, terutama bagi keluarga yang mengandalkan bahan pangan segar setiap hari.
Yang terpenting sekarang adalah menjaga pasokan tetap mengalir dan mencegah penimbunan berlebihan. Jika hujan mulai reda dan panen di sentra utama kembali normal pada pertengahan Februari, harga diperkirakan bisa turun bertahap menuju Rp 35.000–40.000 per kilogram di akhir bulan. Sampai saat itu tiba, konsumen diminta bijak mengelola belanja dan memanfaatkan alternatif bumbu lain agar beban tidak semakin berat.