Prabowo Cek Pembangunan Jembatan di Daerah Bencana Bireuen. Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh sejak akhir November 2025 masih tinggalkan luka dalam, tapi upaya pemulihan terus bergulir. Presiden Prabowo Subianto kembali kunjungi daerah terdampak untuk cek langsung kemajuan infrastruktur krusial. Pada Minggu, 7 Desember 2025, Prabowo tiba di Kabupaten Bireuen, Aceh, dan langsung tinjau pembangunan jembatan bailey di Kecamatan Juli—titik kritis jalur darat penghubung Medan-Banda Aceh. Ini kunjungan keduanya ke Aceh dalam dua minggu, tunjukkan komitmen pemerintah pusat percepat normalisasi. Didampingi Menteri PUPR Dody Hanggodo dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Prabowo tak cuma inspeksi; ia juga sapa pekerja dan pengungsi. Di tengah hujan gerimis, momen ini jadi sinyal harapan bagi ribuan warga yang aksesnya terputus. INFO SLOT
Perjalanan Prabowo ke Bireuen: Prabowo Cek Pembangunan Jembatan di Daerah Bencana Bireuen
Prabowo mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pukul 10.21 WIB dengan pesawat kepresidenan. Tanpa istirahat panjang, ia langsung naik helikopter Caracal menuju Bireuen, tiba pukul 11.46 WIB di Kecamatan Juli. Rombongan termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo. Kunjungan ini bagian rangkaian memimpin penanganan bencana di tiga provinsi Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sebelum ke Bireuen, Prabowo sempat peluk hangat Gubernur Muzakir Manaf di bandara, simbol solidaritas. “Kita harus cepat pulihkan akses, rakyat butuh jalan aman,” katanya singkat saat turun helikopter. Ini kunjungan kedua Prabowo ke Aceh setelah 1 Desember, di mana ia cek posko di Aceh Tenggara.
Tinjauan Jembatan Bailey: Prabowo Cek Pembangunan Jembatan di Daerah Bencana Bireuen
Fokus utama Prabowo adalah jembatan bailey di atas Sungai Teupin Mane, yang putus akibat longsor 25 November. Saat tiba, dua jembatan darurat itu masih separuh terpasang—material besi dan beton sudah siap, tapi hujan sempat hambat pasang. Prabowo turun ke lokasi, pakai rompi keselamatan, dan langsung tanya progres ke petugas PUPR. “Sudah berapa persen? Kapan selesai?” tanyanya sambil pegang besi penyangga. Dody Hanggodo jawab: “Dua hari lagi, Pak. Ini prioritas untuk buka jalur Medan-Aceh.” Prabowo cek kualitas: pegang baut, tanya soal daya tahan beban, dan pastikan alat berat seperti crane berfungsi. Ia juga sapa pekerja, bagikan minuman, dan ingatkan protokol keselamatan. Jembatan ini krusial: panjang 50 meter, lebar 4 meter, cukup untuk kendaraan darurat dan warga. Progres 50 persen ini lebih cepat dari target awal, berkat tambahan alat dari TNI.
Respons Pekerja dan Pengungsi
Pekerja di lokasi langsung semangat. Seorang mandor bilang: “Pak Presiden datang langsung, rasanya terbantu. Kami kerja lebih keras sekarang.” Prabowo balas: “Terima kasih, kalian pahlawan rakyat.” Setelah cek jembatan, ia lanjut ke posko pengungsi di GOR setempat, di mana ratusan warga berteduh. Di sini, momen hangat terjadi: Prabowo duduk lesehan di terpal, ikut makan nasi kuning bareng pengungsi. “Alhamdulillah, enak. Kalian sudah aman?” tanyanya ke seorang ibu yang cerita rumahnya hanyut. Warga balas peluk tangan, cerita soal jalan putus yang bikin anak susah sekolah. Muzakir Manaf tambah: “Dengan jembatan ini, distribusi bantuan lancar.” Prabowo janji: sekolah darurat segera dibangun, dan bantuan makanan bergizi gratis mulai minggu depan.
Kesimpulan
Kunjungan Prabowo ke Bireuen untuk cek pembangunan jembatan bailey jadi bukti nyata tanggap darurat pemerintah terhadap bencana Aceh. Dari inspeksi material hingga sapa pengungsi lesehan, ini campur antara aksi konkret dan empati manusiawi. Progres jembatan yang hampir selesai beri harapan: akses Medan-Aceh segera terbuka, bantu distribusi bantuan dan evakuasi. Bagi warga Pidie Jaya dan sekitarnya, kehadiran Prabowo bukan cuma kunjungan—ia jadi penyemangat di tengah duka. Pemulihan masih panjang, tapi langkah seperti ini percepat proses. Aceh kuat; dengan gotong royong, normalitas kembali lebih cepat. Semoga hujan reda, dan jembatan itu jadi simbol bangkitnya Serambi Mekkah.