ucapan-youtuber-resbob-yang-diduga-menghina-suku-sunda

Ucapan Youtuber Resbob yang Diduga Menghina Suku Sunda. Youtuber Muhammad Adimas Firdaus, yang dikenal sebagai Resbob, kembali menjadi sorotan publik setelah ucapannya dalam siaran langsung diduga menghina suku Sunda. Potongan video yang viral pada awal Desember 2025 itu memicu kemarahan luas, mulai dari warganet hingga tokoh masyarakat. Ucapan kasar yang menyasar suporter Viking Persib Club dan meluas ke penghinaan etnis Sunda membuat kasus ini cepat berkembang menjadi isu ujaran kebencian berbasis SARA. INFO TOGEL

Kronologi Ucapan Kontroversial: Ucapan Youtuber Resbob yang Diduga Menghina Suku Sunda

Semua bermula dari siaran langsung Resbob saat berada di dalam mobil di Surabaya. Ia awalnya melontarkan kata-kata kasar terhadap Viking, kelompok suporter Persib Bandung, lalu meluas menjadi penghinaan umum seperti “semua orang Sunda anjing”. Video itu langsung tersebar cepat di media sosial, membuat nama Resbob trending. Resbob sendiri mengakui rekaman itu asli, tapi mengklaim ucapan tersebut keluar di luar kesadaran, mungkin karena pengaruh alkohol. Ia mengaku sengaja membuat konten provokatif untuk menarik perhatian, tapi kali ini berujung backlash besar.

Reaksi Publik dan Aksi Massa: Ucapan Youtuber Resbob yang Diduga Menghina Suku Sunda

Kemarahan masyarakat Sunda tak terbendung. Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan secara tegas menyatakan tersinggung dan mendesak polisi segera menangkap Resbob agar ada efek jera. Tokoh lain seperti Sule juga angkat suara, mengecam keras sambil mengajak tetap tenang. Puncaknya, pada 13 Desember 2025, ratusan massa menggeruduk rumah Resbob untuk menuntut pertanggungjawaban langsung. Keluarga Resbob, termasuk ibundanya, sempat menyampaikan rasa takut melalui streaming karena ancaman yang datang.

Permintaan Maaf dan Proses Hukum

Menghadapi tekanan, Resbob mengunggah video klarifikasi pada 11 Desember 2025. Ia meminta maaf setulus-tulusnya kepada masyarakat Sunda, ibu sambungnya yang berdarah Sunda, serta keluarga besar. Resbob menegaskan tak punya niat buruk karena dibesarkan oleh keluarga Sunda sejak kecil. Namun, maaf itu dinilai belum cukup oleh banyak pihak. Laporan polisi bermunculan dari Viking Persib Club, aliansi masyarakat Sunda di berbagai daerah, hingga individu. Polda Jawa Barat dan beberapa polda lain aktif menyelidiki, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara atas pasal ujaran kebencian.

Kesimpulan

Kasus ucapan Resbob yang diduga menghina suku Sunda ini menunjukkan betapa cepatnya isu SARA bisa memanaskan suasana di era digital. Dari siaran langsung biasa, kini berujung aksi massa dan proses hukum serius. Meski sudah minta maaf, tuntutan pertanggungjawaban tetap kuat untuk menjaga kerukunan antarsuku. Kejadian ini jadi pengingat bagi konten kreator agar lebih bijak berbicara, karena kebebasan berekspresi punya batas saat menyentuh identitas orang lain. Semoga proses hukum berjalan adil dan memperkuat toleransi di masyarakat majemuk Indonesia.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *